Kamis, 06 Desember 2012

pemanduan


MELIRIK PENINGKATAN 
SISTEM MANAJEMEN MUTU SMK DI SUMUT

BERUPA PEMANDUAN PENYUSUNAN DOKUMEN 
ISO 9001 : 2008.SMK

DI HOTEL SIBAYAK
BERASTAGI, 5 – 8 DESEMBER 2012


DILAKUKAN OLEH P4TK



Apa sistem manajemen mutu ( SMM ) itu ? dan apa kepentingannya terhadap sekolah ? suatu pertanyaan yang wajar terlontor dari benak peserta pelatihan Pemanduan Penyusunan Dokumen ISO 9001 : 2008 di tingkat SMK.
Membangun mutu output produk tiap lembaga sudah merupakan kebutuhan pada jaman sekarang ini untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan/stockholder. Mengapa hal itu penting harus dipikirkan ? ISO mengubah image cara pikir tiap orang umtuk merubah mindset yang mengarah kepada pemberian pelayanan yang bisa memuaskan kebutuhan pelanggan. Selama ini cara pikir kita dapat dikatakan egosentris, seperti pemaksaan kehendak agar orang lain mau turut. Mari kita perhatikan, perusahaan otomotif ( mobil ) memaksakan hanya dua warna untuk ditawarkan kepada masyarakat, sedang masyarakat lebih menghendaki dari dua warna. Artinya perusahaan yang memakskan hanya dua warna itu berarti memaksakan masyarakat untuk membelinya. Contoh kecil seperti inilah yang mau dirubah oleh sistem yang telah disetujui melalui ISO 9001:2008.



Jadi dengan adanya ISO 9001:2008, orientasi pelayanan usaha sudah tidak lagi berorientasi output perusahaan/lembaga tetapi telah berubah pada orientasi masyarakat atau kepuasan pelanggan. Kata kuncinya adalah apabila anda menikmati sebuah produk merasa tidak memuaskan pasti anda akan berkata kurang puas dan pasti dilain waktu tidak akan membelinya kembali karena tidak memberi hasil yang memuaskan, atau bila anda menerima penjelasan dari seorang resefsionis dengan memberikan keterangan dengan sikap tidak bersahabat mungkin akan berkata tidak puas pelayanannya.

Jadi apakah perlu Sistem Manajemen Mutu ( SMM ) ISO 9001:2008 itu penting untuk lembaga sekolah ? dari penjelasan singkat diatas adalah sangat penting agar tidak ditinggalkan calon pelanggan. Agar calon pelanggan tidak meninggalkan sekolah maka perlu mengubah pelayanan yang berorientasi pada pelanggan. Dengan adanya sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 akan terkonsep sistem aturan kerja yang harus dituliskan dan dikerjakan. Apabila selama dalam pelaksanaan aturan dikerjakan mungkin konsepnya ternyata ada yang kurang sesuai, mata konsep sistem perlu direvisi agar tetap dapat dipertahankan sebagai konsep pelayanan kerja. Contoh kalau selama ini perusahaan otomotif menawarkan dua warna dan disukai mayarakat ternyata selama dalam tahun penawaran berjalan ada perubahan minat misalnya masyarakat mulai bosan dengan dua warna tersebut, maka perusahaan harus jeli melihat keinginan masyarakat untuk menawarkan berbaga pilihan warna.

Mengapa mutu harus dipikirkan ? karena mutu bertujuan untuk :
·         Sebagai standar dalam pelaksanan dan pengendalian proses
·         Sebagai acuan untuk mengukur prestasi kerja
·         Sebagai dasar untuk melakukan peningkatan berkelanjutan
·         Sebagai dasar dan acuan untuk konsistensi produk
·         Untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan
·         Sebagai alat untuk menyelesaikan masalah
Apakah itu Manajemen Mutu ? adalah suatu kegiatan yang terkoordinasi untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi dalam hal mencapai mutu.

Apakah Sistem Manajemen itu ? adalah untuk mengintegrasikan dari seluruh proses yang ada di dalam organisasi yang didukung oleh sumber daya yang dimiliki oleh organisasi tersebut.

Jadi Sistem Manajemen Mutu adalah suatu sistem untuk menerapkan Kebijakab Mutu dan Sasaran Mutu dalam mencapai ssaran tersebut.

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Bidang Bangunan dan Listrik, mengadakan Pendidikan dan Pelatihan
( Diklat )
Dengan judul :
Pemanduan Penyusunan Pedoman Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008

Kegiatan pelatihan yang dilakukan di Hotel Sibayak Berastagi dalam dua angkatan, angkatan I dilakukan tanggal 5 s/d 8 Desember 2012 dan angkatan  II tanggal 8 s/d 11 Desember 2012.

Manfaat pemanduan dalam mengimplementasikan ISO 9001:2008 :
  1. Dokumentasi mutu yang lebih baik
  2. Pengendalian mutu secara lebih sistgematik dari setiap proses sehingga dihasilkan produk yang memenuhi persyaratan mutu
  3. Kordinasi yang lebih baik melalui adanya kesamaan persepsi untuk menghasilkan output yang memenuhi persyaratan dan kebutuhan.
  4. Konsistensi mutu yang labih baik
  5. Kepercayaan pelanggan bertambah
  6. Disiplin dalam pencatatan mutu bertambah
  7. Memberi peluang peningkatan kinerja yang lebih tinggi dengan sistem dokumentasi dan sistem pengendalian mutu yang baik.

Harapan yang akan dilakukan atas pemanduan penyusunan dokumen ISO 9001:2008 adalah :
1.   tumbuhnya kesadaran dan fungsi adanya sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 bagi peserta yang mengikuti pelatihan
2.      tersusunnya draf dokumen pedoman mutu sistem manajemen mutu ISO 9001:2008
3.      tersusunnya draf kebijakan mutu sekolah
4.      tersusunnya draf sasaran mutu sekolah
5.      tersususnnya draf proses bisnis sekolah
6.      tersusunnya draf dokumen manual mutu


FOTO-FOTO KEGIATAN PESERTA DAN BAPAK TUTOR







 





MATERI PEMANDUAN

No
Mata Diklat
Jumlah Jam
A
Materi Umum
1. Kebijakan Pendidikan Kejuruan

2
B
Materi Pokok
1.      Sejarah perkembangna ISO
2.      Definisi dan Konsep Mutu
3.      Prinsip-prinsip Manajemen Mutu
4.      Persyaratan ISO
5.      Dokumentasi ISO
6.      Penyusunan Manual Mutu
7.      Penyusunan Prosedur Mutu
8.      Penyusunan Prosedur Pendukung
9.      Penyusunan Prosedur Peningkatan

1
2
2
3
1
4
7
7
6
C
Materi Penunjang
1. Pembukaan dan Penutupan
1